Praktik Ekowisata Tanpa Alas Kaki sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan di Leuweung Adat Cirendeu
DOI:
https://doi.org/10.37824/sj95gy11Keywords:
Ekowisata, Cirendeu, Tanpa Alas Kaki, Mindfulness, Konservasi.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik berjalan tanpa alas kaki di kawasan ekowisata Leuweung Adat Cirendeu, Kota Cimahi, sebagai metode kontrol perilaku wisatawan dan upaya konservasi lingkungan. Di tengah tren pariwisata alam yang sering memfasilitasi disosiasi antara manusia dan alam melalui perlengkapan modern, Cirendeu mempertahankan aturan adat yang mewajibkan pengunjung melepas alas kaki saat memasuki Hutan Larangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi partisipatif terhadap perilaku pengunjung, dan analisis aturan adat. Temuan menunjukkan bahwa aturan melepas alas kaki bukan sekadar atraksi budaya, melainkan mekanisme "forced mindfulness" yang memaksa wisatawan untuk lebih waspada, memperlambat tempo jalan, dan meningkatkan kesadaran sensorik terhadap lingkungan fisik. Secara filosofis, praktik ini merupakan manifestasi penghormatan terhadap tanah sebagai "Ibu". Secara praktis, ketiadaan alas kaki mengurangi dampak kerusakan pada hutan dan mencegah perilaku agresif seperti perburuan liar.
Downloads
References
[1] Ahmad, H., Soeprabowati, T., & Purnaweni, H. (2022). KEARIFAN TRADISI BUDAYA SEBAGAI SARANA PELESTARAIAN LINGKUNGAN SERTA POTENSI EKOWISATA PADA KOMUNITAS MASYARAKAT DI SEKITAR HUTAN LINDUNG PETUNGKRIYONO (STUDI KASUS NYADRAN GEBYOG). Pringgitan. https://doi.org/10.47256/prg.v3i2.165.
[2] Widana, I., Darma, I., Nuriawan, I., Ariputra, I., & Risadi, M. (2023). Green Movement di Ekowisata Subak Sembung Desa Peguyangan. Jurnal Abdi Masyarakat. https://doi.org/10.22334/jam.v3i2.43.
[3] Satato, Y. R., & Pratiwi, R. (2022). Mindfulness dan Collaboration Networking dalam Meningkatkan Resiliensi Industri Pariwisata Jawa Tengah Selama Pandemi. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 27(3), 253-263.
[4] Maridi, M. (2015). Mengangkat budaya dan kearifan lokal dalam sistem konservasi Tanah dan Air. In Seminar Nasional XII Pendidikan Biologi FKIP UNS 2015. Sebelas Maret University.
[5] Zulhuda, R., Delima, I. P., Oktavianti, W., & Azizah, F. (2025). Kearifan lokal sebagai sumber inspirasi dalam pengembangan produk wisata budaya kreatif. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(3), 2089-2100.
[6] Sudiarta, I. I. K., Situmeang, I. Y. P., Mahardika, I. I. B. K., & Suryani, S. A. M. P. (2024). Ekowisata. SCOPINDO MEDIA PUSTAKA.
[7] Saragih, M. G., & SE, M. (2022). Pengembangan pariwisata berkelanjutan. CV. Tungga Esti.
[8] Waruwu, Marinu. "Pendekatan penelitian kualitatif: Konsep, prosedur, kelebihan dan peran di bidang pendidikan." Afeksi: Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan 5.2 (2024): 198-211.
[9] Azhar, R. T., & Nurzaky, R. F. (2023). Pemahaman Terhadap Larangan Larangan yang Ada di Wisata Kampung Adat Cirendeu. Fonologi: Jurnal Ilmuan Bahasa dan Sastra Inggris, 1(4), 218-228.
[10] Adharani, Y., Zamil, Y. S., Astriani, N., & Afifah, S. S. (2020). Penerapan konsep ekowisata di Kecamatan Cihurip Kabupaten Garut dalam rangka perlindungan dan pengelolaan lingkungan. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 179.
[11] Yeun, C. J., & Kim, H. (2022). Mindfulness and sustainable tourism: The role of destination mindfulness, awareness, and place attachment in pro-environmental behavior. Journal of Destination Marketing & Management, 23, 100683.
[12] Stankov, U., Gössling, S., & Dorsey, J. B. (2021). Mindfulness, behaviour change, and transport: A conceptual model and review of applications. International Journal of Sustainable Transportation, 13(1), 23-38.
[13] Schnitker, S. A., Felver, J. C., & Schnitker, C. P. (2024). Mindfulness and pro-environmental behavior: The mediation of ecological worldview and environmental attitudes. Mindfulness, 15(1), 1-11.
[14] Chan, E. (2018). Effects of mindfulness intervention on guests' pro-environmental behaviours: The moderating role of destination contexts. International Journal of Hospitality Management, 71, 78-87.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Soekma Cempaka

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

