Analisis Potensi dan Tantangan Pengembangan Industri Berbahan dasar Kedelai (Tahu dan Tempe) di Dusun Montong Bangle Desa Pengenjek Kecamatan Jonggat

Authors

  • Eli Kurniawati Program Studi Pendidikan Ekonomi Koperasi, Universitas Qamarul Huda Badaruddin Bagu
  • Eli Kurniawati Universitas Qamarul Huda Badaruddin Bagu

DOI:

https://doi.org/10.37824/crc07e60

Keywords:

Industry, Industry potential, Development challenges

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the potential and challenges in developing soybean-based industries,

specifically tofu and tempeh, in Montong Bangle Hamlet, Pengenjek Village, Jonggat District. A qualitative

approach with a case study design was employed. Data were collected through interviews, observations, and

documentation involving four tofu and tempeh business units. The data analysis used the Miles and Huberman

model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. Findings indicate that the main

potentials include product diversification and digital marketing via Facebook. However, the challenges involve

limited access to raw materials, dependence on traditional technology, and intense market competition. These

findings suggest that improving technology and enhancing marketing strategies are essential for sustainable

industry growth.

Keywords: : industry, industry potential, development challenges

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dan tantangan dalam pengembangan industri

berbahan dasar kedlai yakni tahu dan tempe di Dusun Montong Bangle Desa Pengenjek kecamatan Jonggat.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus pada empat industri tahu dan tempe di

Dusun Montong Bangle, Desa Pengenjek, Kecamatan Jonggat. Subjek penelitian adalah industri tahu dan tempe,

sedangkan objeknya adalah para pelaku usaha di industri tersebut. Data dikumpulkan melalui observasi,

wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji dengan uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan

konfirmabilitas. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian

menunjukkan bahwa industri tahu dan tempe di Dusun Montong Bangle menunjukkan dua potensi utama, yaitu

diversifikasi produk (makanan dan non-makanan) dan pemasaran lewat media digital, khususnya Facebook.

Namun, ada dua tantangan utama, yaitu keterbatasan teknologi produksi yang masih tradisional dan persaingan

pasar yang ketat.

Kata kunci: : industri, potensi industri, tantangan pengembangan

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] A. A. Mustahdi, dkk., “Analisis Pengembangan Industri Tempe di Desa Situwangi Kabupaten Bandung Barat,” Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Teknologi, vol. 4, no. 2, pp. 163-170, 2024.

[2] N. M. Sari, “Kandungan Gizi Tahu dan Tempe,” Jurnal Pangan Sehat, vol. 3, no. 1, pp. 45-50, 2023.

[3] BPS, “Profil Industri Mikro dan Kecil,” Badan Pusat Statistik, 2024.

[4] BPS Lombok Tengah, Statistik Daerah Kabupaten Lombok Tengah, 2024.

[5] R. Auliani, dkk., “Tantangan Pengembangan

Industri Pangan Tradisional,” Jurnal Manajemen Industri, vol. 6, no. 3, pp. 178-185, 2024.

[6] M. A. K. Istifa, “Strategi Pemasaran Industri Tahu dan Tempe,” Jurnal Ekonomi dan Bisnis, vol. 5, no. 4, pp. 13758-13765, 2024.

[7] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Bandung: Alfabeta, 2017.

[8] N. Nurhayati, “Pemberdayaan dan Pengembangan Industri Kecil,” Jurnal

Pengabdian Masyarakat, vol. 2, no. 1, pp. 45-52, 2021.

[9] Samtono, dkk., “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Usaha Tahu

Tempe,” Jurnal Agroindustri, vol. 12, no. 1, pp. 6000-6010, 2024.

[10] S. Sudirman, M. Sarjan, J. Rokhmat, and I. Fauzi, “Multidimensional Science Education on Performance Assessment Comprehensively with Collaborative Project Learning Based Model : Philosophy Perspective,” J. Sci. Sci. Educ., vol. 3, no. 2, pp. 96–102, 2022.

[11] S. Sudirman et al., “Praktik Penilaian Guru Pendidikan Sains antara Keyakinan atau Pengetahuan Guru? Perspektif Filsafat,” J. Ilm. Profesi Pendidik., vol. 7, no. 3c, pp. 2018–2025, 2022, doi: 10.29303/jipp.v7i3c.889.

[12] S. Sudirman, “Online System on Monitoring and Feedback for Education,” JISA(Jurnal Inform. dan Sains), vol. 4, no. 1, pp. 73–79, 2021, doi: 10.31326/jisa.v4i1.900.

Downloads

Published

2026-07-05

How to Cite

Analisis Potensi dan Tantangan Pengembangan Industri Berbahan dasar Kedelai (Tahu dan Tempe) di Dusun Montong Bangle Desa Pengenjek Kecamatan Jonggat. (2026). Tirai Edukasi : Jurnal Pendidikan, 9(1), 6-9. https://doi.org/10.37824/crc07e60

Similar Articles

1-10 of 22

You may also start an advanced similarity search for this article.