Analisis Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien TB Paru

Authors

  • Levi Universitas Kader Bangsa Palembang
  • Maksuk Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palembang
  • Sri Utari Universitas Kader Bangsa Palembang
  • Elvi Sunarsih Universitas Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.37824/jkqh.v14i1.2026.1117

Keywords:

Kepatuhan Responden, Tuberkulosis

Abstract

Tuberkulosis (TB) tetap menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang mendesak secara global. Berdasarkan data WHO, pada tahun 2019 diperkirakan terdapat 10 juta kasus baru TB, dengan India dan Indonesia menempati peringkat tertinggi secara berurutan, mengindikasikan kondisi kesehatan masyarakat yang rentan. Meskipun terjadi penurunan kasus baru sebesar 9% dan penurunan kumulatif kasus sebesar 20% antara tahun 2019-2020, laju penurunan ini dinilai belum memadai untuk mencapai target Strategi END TB.Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan desain potong lintang (cross-sectional) dan melibatkan 121 responden yang dipilih melalui teknik total sampling. Analisis statistik menggunakan uji chi-square, diikuti oleh analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur merupakan variabel independen yang paling signifikan (p-value < 0,05), dan dalam analisis multivariat, umur terbukti menjadi faktor paling dominan dalam memengaruhi kepatuhan minum obat dengan nilai Odds Ratio (OR) sebesar 31,249.Faktor-faktor lain yang turut memengaruhi kepatuhan minum obat mencakup jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, dan pengetahuan responden. Profil responden yang paling banyak menunjukkan ketidakpatuhan, pengetahuan kurang, dan mayoritas berada pada kelompok usia dewasa, berjenis kelamin laki-laki, dan berstatus bekerja. Studi ini menyoroti perlunya intervensi yang menargetkan faktor-faktor dominan ini untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan TB.

References

Arwani, F. Z. (2018). Hubungan Tingkat Pendidikan dengan kepatuhan pasien dalam pengobatan tuberkulosis paru dipoli tuberkulosis Rumah Sakit Umum Karsa Husada Kota Batu. Universitas Sriwijaya.

Hermiati, & Yansyah, E. J. (2024). Faktor Kepatuhan Minum Obat Pasien Dengan Tuberkulosis. Lentera Perawat, 5(1).

Kevelaitiene, K., Davidavic, V. E., & Danila, E. (2025). Tuberculosis treatment failure : What are the risk factors ? A comprehensive literature review. Multidisciplinary Respiratory Medicine, 20. https://doi.org/10.5826/mrm.2025.1030

Kusmiyani, O. T., Hermano, & Rosela, K. (2024). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis pada Pasien TB Paru di Puskesmas Samuda dan Bapinang Kotawaringin Timur. Jurnal Surya Medika.

Letmau, W., Pora, Y. D., Sadipun, D. K., Kesehatan, F. I., & Nipa, U. N. (2023). TAKING MEDICATION FOR PULMONARY TUBERCULOSIS PATIENTS. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat, 10(1), 1–9.

Meilani, M., Junaedi, C., Noviyanto, F., Farmasi, P. S., Sains, F., Kesehatan, F., & Majalengka, U. (2025). Hubungan Kepatuhan Minum Obat terhadap Kualitas Hidup Pasien TB Paru di Rumah Sakit Budiasih. KLINIK : Jurnal Ilmiah Kedokteran Dan Kesehatan, 4.

Nisa, Q., Ruhyana, N., Affandi, T. T., Kedokteran, F., Swadaya, U., Jati, G., Cirebon, K., Artikel, H., Kunci, K., Obat, M., & Nisa, Q. (2025). Hubungan usia dan tingkat kepatuhan pengobatan terhadap kesembuhan pasien tb paru di rs paru sidawangi the relationship of age and the level of treatment compliance on the healing of pulmonary tb patients at sidawangi lung hospital. Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan-Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara, 24(1), 222–231.

Nugrahany, A. D., Rahayu, ratna, S., & indrawati, F. (2018). Analisis spasial Tuberkulosis Paru ditinjau dari faktor demografi & Lingkungan di wilayah kerja Puskesmas Bergas Kabupaten Semarang. Higeia Journal of Public Health Research and Development.

Romansari, A. (2023). Hubungan Peran Petugas Kesehatan dengan Kepatuhan Minum obat anti tuberkulosis pada Pasien Tuberkulosis Paru di RSUD Kajen. UWS.

Samory, U. S., Yunalia, E. M., Suharto, I. P. S., & Nurseskasatmata, S. (2022). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Pasien Terhadap Pengobatan Tuberkulosis Paru Di Puskesmas Urei-Faisei (URFAS). Indonesian Health Science Journal.

Saputra, H. L., Yulendasari, R., & Kusumaningsih, D. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan Multidrug Resistant Tuberculosis (MDR-TB) pada pasien tuberkulosis paru. Holistik Jurnal Kesehatan.

Siallagan, A., Tumanggor, L. S., & Sihotang, M. (2023). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Tuberculosis Paru. Jurnal Penelitian Perawat Profesional.

Swarjana, I. K. D., Sukartini, T., & Makhfudli. (2021). Hubungan Pengetahuan Dan Perilaku Pengawas Minum Obat Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien TB Paru Di Puskesmas Tobadak Kabupaten Mamuju Tengah. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 6(1), 89–94.

Tampubolon, E. F., & Wulandari, I. S. M. (2025). Pencegahan Penyakit Tuberculosis Di Rumah Sakit Advent Bandung. Prepotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(April), 2122–2129.

Downloads

Published

2026-07-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Analisis Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien TB Paru. (2026). Jurnal Kesehatan Qamarul Huda, 14(1), 13-26. https://doi.org/10.37824/jkqh.v14i1.2026.1117

Similar Articles

1-10 of 83

You may also start an advanced similarity search for this article.