Pengaruh Pemberian Teh Hijau (Camellia sinensis) pada Perokok Terhadap Jumlah Leukosit

Authors

  • Yulia Yulia Lisnur Hidayati Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Arina Novilla Universitas Jenderal Achmad Yani Cimahi
  • Erick Khristian Universitas Jenderal Achmad Yani Cimahi

DOI:

https://doi.org/10.37824/jkqh.v13i2.2025.542

Keywords:

Leukosit, Teh Hijau, Camellia sinensis, Perokok

Abstract

Teh merupakan minuman dengan urutan kedua yang banyak dikonsumsi di dunia. Salah satu jenis teh yang tumbuh subur di Indonesia adalah jenis teh hijau (Camellia sinensis). Teh hijau memiliki senyawa yang disinyalir mampu menjaga sistem imun seperti flavonoid, polipenol, saponin, tanin, alkaloid, dan glikosida. Flavonoid merupakan suatu senyawa yang dapat mencegah zat asing masuk ke dalam tubuh dengan mekanisme antioksidan. Leukosit merupakan suatu bagian sistem imun yang berfungsi untuk mencegah terjadinya infeksi zat asing. Jumlah leukosit dapat meningkat karena beberapa faktor seperti aktivitas fisik dengan intensitas berat, kandungan dalam rokok. Nikotin merupakan bagian di dalam rokok yang dapat melepaskan katekolamin, sekresi epinefrin, dan menstimulasi kelenjar adrenal untuk mensekresikan hormon kortikosteroid sehingga menyebabkan neutrofilia, limfopenia, dan eosinofilia. Asap rokok mengandung radikal bebas sehingga untuk itu diperlukan antioksidan agar radikal bebas tidak tinggi dalam tubuh salah satunya adalah sumber antioksidan dari alam yaitu teh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian teh hijau (camellia sinensis) pada perokok terhadap jumlah leukosit. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analitik dengan sampel yang digunakan sebanyak 28 orang dan diukur jumlah leukosit sebelum dan setelah mengkonsumsi teh hijau. Pemeriksaan jumlah leukosit menggunakan alat Hematology analyzer Mindray BC 1800. Hasil penelitian  menunjukan nilai uji-t sebesar p-value > 0,05 yaitu tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap jumlah leukosit. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan tidak ada pengaruh pemberian teh hijau (Camellia sinensis) terhadap jumlah leukosit pada perokok.

References

Ardina, R. (2018). Respon Inflamasi Pada Perokok Pasif Di Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya Ditinjau Dari Jumlah Leukosit Dan Jenis Leukosit. The Journal of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist, 1(2), 31. https://doi.org/10.30651/jmlt.v1i2.1495

Ardina, R., & Monica, V. A. (2018). Profil Kadar Hemoglobin dan Indeks Eritrosit pada Perokok Aktif di Kelurahan Tanjung Pinang Kota Palangka Raya. Jurnal Surya Medika, 4(1), 56–66. https://doi.org/10.33084/jsm.v4i1.351

Ariani, N. L., & Sutriningsih, A. (2017). Peran Konsumsi Teh Hijau (Camelia Sinensis) Terhadap Penurunan Indeks Massa Tubuh (Imt) Mahasiswa Keperawatan Universitas Tribhuwana Tunggadewi. Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 5(2), 194. https://doi.org/10.33366/cr.v5i2.539

Etrawati, F. (2014). Perilaku Merokok Pada Remaja : Kajian Faktor Sosio Psikologis Adolescent Smoking Behavior : Study Of Socio Psychological, Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 5, 77–85.

Gordon M. Lowe, K. G. and K. R. (2014). Dietary supplementation with green tea extract promotes enhanced human leukocyte activity. https://doi.org/10.1515/jcim-2014-0042

Ho, C. (2021). Immunomodulatory Effects of Green Tea Polyphenols †. Molecules, 26(3755), 1–20.

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Angka Perokok Dewasa Indonesia Meningkat Dalam 10 Tahun, Kementerian Kesehatan RI.

Kusmiyati, M., Sudaryat, Y., Lutfiah, I. A., Rustamsyah, A., & Rohdiana, D. (2016). Antioxidant activity, phenol total, and flavonoid total of green tea (Camellia sinensis (L.) O. Kuntze) from three West Java tea estate. Jurnal Sains Teh Dan Kina, 18(2), 101–106. https://doi.org/10.22302/pptk.jur.jptk.v18i2.71

Kusuma, D. A., Yuwono, S. S., & Wulan, S. N. (2012). Studi Kadar Nikotin dan Tar Sembilan Merk Rokok Kretek Filter yang Beredar di Wilayah Kabupaten Nganjuk Dani Ali Kusuma 1) , Sudarminto S. Yuwono 2) dan Siti Narsito Wulan 2) 2). Jurusan Teknologi Pertanian, 5(3), 151–155.

Laloan, R. J., Marunduh, S. R., & Sapulete, I. M. (2018). Hubungan Merokok Dengan Nilai Indeks Eritrosit (Mcv, Mch, Mchc) Pada Mahasiswa Perokok. Jurnal Medik Dan Rehabilitasi (JMR), 1(2), 1–6.

Megawati, M., Mulyani, H., Minarti, M., Ernawati, T., & Darmawan, A. (2018). Pengaruh Komposisi Herbal Dalam Minuman Teh Hijau Gambung Herbal Terhadap Hambatan Α-Glukosidase. Jurnal Ilmiah As-Syifaa, 10(2), 230–238. https://doi.org/10.33096/jifa.v10i2.434

Novilla, A., Wasdili, F. A. Q., & Suseno, N. R. (2024). The Effect Of Giving Green Tea (Camellia Sinensis L.) on Leukocyte Counts of Smokers. Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan, 7(1), 46. https://doi.org/10.30872/j.kes.pasmi.kal.v7i1.12309

Novita Sari Harahap, & Urat Purnama Pahutar. (2017). Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Pengaruh Aktifitas Fisik Aerobik Dan Anaerobik Terhadap Jumlah Leukosit Pada Mahasiswa Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan. Ilmiah Ilmu Keolahragaan, 1(1), 96–97. http://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/so

Nugraheni, Z. V., Rachman, T. M., & Fadlan, A. (2022). Ekstraksi Senyawa Fenolat dalam Daun Teh Hijau (Camellia Sinensis). Akta Kimia Indonesia, 7(1), 69. https://doi.org/10.12962/j25493736.v7i1.12557

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Pengaruh Pemberian Teh Hijau (Camellia sinensis) pada Perokok Terhadap Jumlah Leukosit. (2025). Jurnal Kesehatan Qamarul Huda, 13(2), 69-74. https://doi.org/10.37824/jkqh.v13i2.2025.542

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.