Pengaruh Penggunaan Quizizz dalam Pembelajaran Ekonomi terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas X di MA Qamarul Huda Bagu
DOI:
https://doi.org/10.37824/vd6afp37Keywords:
Quizizz, Pembelajaran Ekonomi, Berpikir Kritis, N-Gain, Uji tAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan aplikasi Quizizz dalam pembelajaran ekonomi terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas X di MA Qamarul Huda Bagu. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri atas 46 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok: kelas eksperimen (menggunakan Quizizz) dan kelas kontrol (menggunakan metode konvensional). Instrumen penelitian berupa tes keterampilan berpikir kritis dengan indikator analisis, evaluasi, inferensi, dan eksplanasi.Data dianalisis menggunakan perhitungan N-Gain, uji paired sample t-test, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,38 (kategori sedang), sedangkan kelas kontrol sebesar 0,17 (kategori rendah). Uji t menghasilkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, penggunaan Quizizz terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran ekonomi.
Downloads
References
[1] Jean Piaget, The Origins of Intelligence in Children. New York, NY, USA: International Universities Press, 1952.
[2] Robert H. Ennis, Critical Thinking. Upper Saddle River, NJ, USA: Prentice Hall, 1996.
[3] Siti Nurhayati dan Eko Purwanto, “Pengaruh penggunaan Quizizz terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa,” Jurnal Pendidikan Indonesia, vol. 3, no. 2, pp. 145–154, 2022.
[4] Lailatul Fitriyah, “Efektivitas media Quizizz dalam meningkatkan Higher Order Thinking Skills dan hasil belajar peserta didik,” Jurnal Pendidikan Edutama, vol. 9, no. 1, pp. 53–64, 2022.
[5] Sofa, L., "Kontribusi sektor kerajinan terhadap PDB nasional," BPS Indonesia Report, 2019
[6] Li, X., et al., "Raw material price fluctuations and artisan income," International Journal of Cultural Economics, vol. 8, no. 1, pp. 20–34, 2022.
[7] Harnanto, S., Akuntansi Biaya Produksi, Jakarta: Salemba Empat, 2017.
[8] Jumaguni, M., et al., "Production costs and farmer income in rural economies," Agricultural Economics Review, vol. 15, no. 3, pp. 38–90, 2022
[9 ]Nengsih, R., “Keterampilan Abad 21 dalam Pendidikan,” Jurnal Pendidikan, 2022.
[10] World Economic Forum, “Future of Jobs Report,” 2020.
[11] Yulianti, A., “Analisis Kesulitan Siswa dalam Berpikir Kritis,” Jurnal Pendidikan Ekonomi, 2020.
[12] Wahyudi, R., Rufiana, E., & Nurhidayah, S., “Efektivitas Quizizz dalam Pembelajaran,” Jurnal Teknologi Pendidikan, 2020.
[13] Silitonga, A., & Irvan, R., “Gamifikasi dalam Pembelajaran,” Jurnal Inovasi Pendidikan, 2021.
[14] Pusparini, E., Feronika, N., & Bahriah, L., “Model Pembelajaran Berbasis Masalah dan Inkuiri,” Jurnal Pendidikan IPA, 2018.
[15] Islami, L., & Soekamto, H., “Pengaruh Quizizz terhadap Berpikir Kritis,” Jurnal Geografi dan Pendidikan, 2022.
[16] Vygotsky, L., Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Harvard University Press, 1978.
[17] H. Joyce, B. Weil, and E. Calhoun, Models of Teaching, Boston: Pearson, 2015.
[18] E. Mulyasa, Manajemen Pendidikan Karakter, Jakarta: Bumi Aksara, 2017.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bayu Adrian, Sapka Mawarzani, Muzakir Muzakir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

