Analisis Multivariat: Faktor Risiko Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas  Karang Pule

Authors

  • Baiq Ricca Afrida Institut Kesehatan Yarsi Mataram
  • Ni Putu Aryani Institut Kesehatan Yarsi Mataram
  • Susilia Idyawati Institut Kesehatan Yarsi Mataram
  • Sri Hawari Jannati Institut Kesehatan Yarsi Mataram

DOI:

https://doi.org/10.37824/jkqh.v14i1.2026.1062

Keywords:

Stunting, Status Gizi Ibu, Kesehatan Anak, Asupan Makanan, Balita

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko stunting pada balita usia 24–59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Karang Pule, Kota Mataram. Desain penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner, pengukuran antropometri (LILA dan tinggi badan ibu), serta pencatatan data sekunder dari buku KIA. Analisis dilakukan secara univariat, bivariat (uji Chi-Square), dan multivariat (regresi logistik berganda). Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi ibu (LILA), kesehatan anak, dan asupan makanan merupakan faktor yang berhubungan signifikan dengan kejadian stunting (p < 0,05). Ibu dengan kekurangan energi kronis (KEK) memiliki risiko hampir empat kali lebih tinggi memiliki anak stunting, anak dengan riwayat kesehatan buruk berisiko lebih dari tiga kali lipat, dan anak dengan asupan makanan kurang berisiko hampir empat kali lipat mengalami stunting. Kesimpulannya, status gizi ibu, kesehatan anak, dan asupan makanan merupakan determinan utama stunting. Upaya pencegahan perlu difokuskan pada peningkatan gizi ibu hamil, perbaikan kesehatan anak, dan pemenuhan gizi seimbang melalui edukasi serta pemberdayaan keluarga.

References

Aba, M. (2025). Hubungan Penyakit Infeksi dengan Kejadian Stunting pada Balita Umur 24-59 Bulan. Journal Of Midwifery, 13(1), 79–86.

Adifa, R. E., Sari, P., Herawati, H. D., & Lestari, W. I. (2025). Hubungan Jumlah Pengeluaran Keluarga dengan Status Pertumbuhan Bayi di Kecamatan Imogiri The Relationship Between Family Expenditure and Growth Status of Infants in Imogiri Subdistrict Universitas Alma Ata , Indonesia Indonesia merupakan salah satu negara. Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan (JPIKes), 5(November), 63–78.

Ardianah, E., Widjaja, N. A., Indriani, D., Melaniani, S., Wibowo, A., Notobroto, H. B., Purnomo, W., Saputro, S. A., Santoso, F. M., Puspitasari, R., Pebriaini, A., Nurfidaus, Y., Irawan, R., Hidayat, B., Nurul, S., & Hanindita, M. H. (2025). Immune response in IGF-1 and growth parameters among infected children. BBKM Public Health & Community Medicine, 41(8), 1–7. https://doi.org/10.22146/bkm

Arifariki, L. O. (2020). Gizi Anak dan Stunting (H. J. Siagian & Mariany (eds.); 1st ed.). CV Fawwaz Media Cipta.

Arini, D., Nursalam, N., Mahmudah, M., & Faradilah, I. (2020). The incidence of stunting, the frequency/duration of diarrhea and Acute Respiratory Infection in toddlers. Journal of Public Health Research, 9(2), 117–120. https://doi.org/10.4081/jphr.2020.1816

Chitekwe, S., Parajuli, K. R., Paudyal, N., Haag, K. C., Renzaho, A., Issaka, A., & Agho, K. (2022). Individual, household and national factors associated with iron, vitamin A and zinc deficiencies among children aged 6–59 months in Nepal. Maternal and Child Nutrition, 18(S1), 1–11. https://doi.org/10.1111/mcn.13305

Damajanti, M. (2020). Buku Pedoman Penanggulangan KEK Pada Ibu Hamil. Direktorat Jendral Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Kemenkes RI.

Endrinikapoulos, A., Afifah, D. N., Mexitalia, M., Andoyo, R., Hatimah, I., & Nuryanto, N. (2023). Study of the importance of protein needs for catch-up growth in Indonesian stunted children: a narrative review. SAGE Open Medicine, 11(9). https://doi.org/10.1177/20503121231165562

Fauzia, N. R., Sukmandari, N. M. A., & Triana, K. Y. (2019). Hubungan Status Pekerjaan Ibu Dengan Status Gizi Balita. Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing, 3(1), 28–32. https://doi.org/10.36474/caring.v3i1.101

Fikri, A. M., Astuti, W., Nurhidayati, V. A., Puspita Prameswari, F. S., & Hadi Ismail, N. (2024). Protein intake recommendation for stunted children: An-update review. Nutricion Clinica y Dietetica Hospitalaria, 44(3), 117–123. https://doi.org/10.12873/443mukhlas

Handayani, B. N., & Setyawati, I. (2022). Analisis Faktor Determinan Stunting Di Nusa Tenggara Barat. Jurnal Midwifery Update (MU), 4(2), 83. https://doi.org/10.32807/jmu.v4i2.139

Kementrian Kesehatan RI. (2024). Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024. In Survei Gizi Indonesia 2024.

King, T. L., Brucker, M. C., Osborne, K., & Jevitt, C. M. (2020). Varney’s Midwifery. Jones & Bartlett Learning.

Kustanto, A., Rachmat, O., & Setyadi, S. (2025). The Prevalence of Stunting in Indonesia: An Examination of the Health, Socioeconomic Status, and Environmental Determinants. Journal of Iranian Medical Council, 8(1), 67–79. https://doi.org/10.18502/jimc.v8i1.17062

Masuke, R., Msuya, S. E., Mahande, J. M., Diarz, E. J., Stray-Pedersen, B., Jahanpour, O., & Mgongo, M. (2021). Effect of inappropriate complementary feeding practices on the nutritional status of children aged 6-24 months in urban Moshi, Northern Tanzania: Cohort study. PLoS ONE, 16(5 May), 1–16. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0250562

Mulyono, A., Aji, A. S., Irwanti, W., Afifah, E., & Lipoeto, N. I. (2024). Hubungan Status Lingkar Lengan Atas Ibu Hamil dengan Antropometri Bayi Baru Lahir di Sumatera Barat , Indonesia The Relationship between Mid Upper Arm Circumference and Newborn Anthropometry Outcomes in West Sumatera , Indonesia. Amerta Nutrition, 8(3), 151–161. https://doi.org/10.20473/amnt.v8i3SP.2024.15

Munteanu, C., & Schwartz, B. (2022). The relationship between nutrition and the immune system. Frontiers in Nutrition, 9(December), 1–23. https://doi.org/10.3389/fnut.2022.1082500

Nurmaliani, R., Djuwita, R., & Wijaya, F. (2025). Hubungan Penyakit Infeksi Dengan Stunting Pada Balita : Tinjauan Literatur. Prepotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 1396–1405. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i1.43620

Paramita, I. Su., Atasasih, H., & Rahayu, D. (2024). PENILAIAN STATUS GIZI ANTROPOMETRI PADA BALITA. Penerbit Salnesia.

Purnamasari, I., & Raharyani, A. E. (2023). TINGGI BADAN ORANG TUA DAN TINGGI BADAN ANAK TIDAK MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTING. Jurnal Keperawatan Karya Bhakti, 9(2), 73–81.

Saifuddin. (2020). Ilmu Kebidanan. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Setyorini, R. G. D., Sary, Y. N. I., & Hidayati, T. (2023). Hubungan Kekurangan Energi Kronis Pada Ibu Hamil Dengan Kejadian Stunting Pada Bayi Baru Lahir Di Wilayah Kerja Puskesmas Rambipuji Kabupaten Jember. SAINTEKES: Jurnal Sains, Teknologi Dan Kesehatan, 2(4), 470–475. https://doi.org/10.55681/saintekes.v2i4.160

Simbolon, D., & Putri, N. (2024). Stunting Prevention through Exclusive Breastfeeding in Indonesia: A Meta-Analysis Approach. Amerta Nutrition, 8(1SP), 105–112. https://doi.org/10.20473/amnt.v8i1SP.2024.105-112

Soliman, A., De Sanctis, V., Alaaraj, N., Ahmed, S., Alyafei, F., Hamed, N., & Soliman, N. (2021). Early and long-term consequences of nutritional stunting: From childhood to adulthood. Acta Biomedica, 92(1), 1–12. https://doi.org/10.23750/abm.v92i1.11346

Ugboko, H. U., Nwinyi, O. C., Oranusi, S. U., & Oyewale, J. O. (2020). Childhood diarrhoeal diseases in developing countries. Heliyon, 6(4), e03690. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2020.e03690

United Nations Children’s Fund (UNICEF), World Health Organization, International Bank for Reconstruction, & Bank, T. W. (2025). Levels and trends in child malnutrition: UNICEF / WHO / World Bank Group Joint Child Malnutrition Estimates. Key findings of the 2025 edition. In World Health Organization (Vol. 25). https://iris.who.int/bitstream/handle/10665/381846/9789240112308-eng.pdf?sequence=1

Vaivada, T., Akseer, N., Akseer, S., Somaskandan, A., Stefopulos, M., & Bhutta, Z. A. (2020). Stunting in childhood : an overview of global burden , trends , determinants , and drivers of decline. The American Journal of Clinical Nutrition, 112, 777S-791S. https://doi.org/10.1093/ajcn/nqaa159

Wardani, D. S., & Mediana, D. (2024). Hubungan Pola Asuh Dan Berat Badan Lahir Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 24-59 Bulan. Jurnal Penelitian Dan Karya Ilmiah Lembaga Penelitian Universitas Trisakti, 9, 20–29. https://doi.org/10.25105/pdk.v9i1.16262

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Analisis Multivariat: Faktor Risiko Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas  Karang Pule. (2026). Jurnal Kesehatan Qamarul Huda, 14(1), 62-73. https://doi.org/10.37824/jkqh.v14i1.2026.1062

Similar Articles

21-30 of 138

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)